Senin, 30 Mei 2011

2011 Sudirman Cup: China on top of the world again

There was no fairy tale ending for Denmark’s Peter Gade as China once again crushed his dreams of winning the Sudirman Cup.
Lin Dan (final)
Twelve years ago, Denmark had reached their first ever Sudirman Cup final with Gade then ranked world No. 1. But there was nothing he could do then or now as China’s overall strength shone on both occasions for comprehensive victories
Gade, who had announced he would retire next year, entered the 2011 Double Star BWF Sudirman Cup World Mixed Team Championships with a dream to play Lin Dan (pictured right), in the final at the Qingdao Sports Centre Conson Stadium.
That dream turned into a nightmare on Sunday as the three-times world champion crushed Gade 21-16, 21-11 to give China a 2-0 lead.
"It is almost impossible to beat China on their own ground. You need a few things to get together before you can do it," said the 34-year-old former world No. 1.
"They've not been under much pressure in the tournament and they still had a lot left in the reserves. Maybe we used a bit more energy along the way, and if we are to beat them, we need that extra edge. We need to be honest, they could almost put out two teams which could make the final. I would have been nice to bow out with a gold medal but I'm still proud we managed to reach the final."
Lin Dan, for his part, acknowledged that Gade is still a formidable opponent and expressed amazement at the Dane's long career.
"It is amazing that he can still be among the top players in the world at his age," said Lin Dan, who turns 28 on Oct 14. "I don't know how he does it and I'm not sure if I can even stick around for that long."
Joachim Fischer-Pedersen
Earlier, All England champions Xu Chen-Ma Jin destroyed Swiss Open winners Joachim Fischer Nielsen-Christinna Pedersen(pictured left) 21-14, 21-14 in the mixed doubles as China got off to a perfect start in their quest to win their eighth Sudirman Cup and fourth on the bounce.
"We could not match them today and but we gave it our best effort," said Pedersen. "They were just too fast for us. I enjoyed the occasion but not so much the results! Hopefully, we can have another chance the next time."
Three-times world champions, Cai Yun-Fu Haifeng, who were beaten by Jung Jae Sung-Lee Yong Dae in the semi-final against South Korea, redeemed their pride when they beat scratch pair Carsten Mogensen-Jonas Rasmussen 21-17, 21-13 to make it 3-0 in only two hours and 11 minutes.
Besides China, only Indonesia and South Korea have emerged as the champions in the biennial series with Denmark the only country from Europe reaching the final.
Results
China 3 Denmark 0
Mixed doubles
Xu Chen-Ma Jin bt Joachim Fischer Nielsen-Christinna Pedersen 21-14, 21-14
Men’s singles
Lin Dan bt Peter Gade 21-16, 21-11
Men’s doublesCai Yun-Fu Haifeng bt Carsten Mogensen-Jonas Rasmussen 21-17, 21-13

Minggu, 29 Mei 2011

Gang of four will return to make Indonesia even stronger

Indonesia strongly believe the absence of four former world champions from their Sudirman Cup squad will turn out to be a blessing in disguise.
Taufik Hidayat semisTaufik Hidayat (picture)Liliyana Natsir, Markis Kido and Hendra Setiawan all missed the 2011 Double Star BWF Sudirman Cup World Mixed Team Championships in Qingdao, but Indonesia still reached Saturday’s semi-final where they were beaten 3-1 by Denmark – only their third loss to the Europeans in 10 Sudirman Cup meetings.
Coach Christian Hadinata said: “We came with a very young squad as some of our top stars are injured.
“I think the younger players in the team have benefited playing in this high quality competition as they were able to witness first hand some of the best players in the world.
“We had no set targets before coming to China. We wanted to do the best we could and we are delighted to have maintained Indonesia’s record of reaching the semi-finals of all 12 Sudirman Cup competitions.”
On the future of Taufik, Liliyana, Markis and Hendra, Christian said he is confident they would return to the national team for future team events.
“There is no reason for them not to return to the national team. I’m confident they will be back once their injuries heal,” said Hadinata
Indonesia, who were the inaugural winners of the competition in 1989, have not reached the final of the Sudirman Cup since a 3-0 loss to China in 2007.
 
http://www.bwfbadminton.org/

Sabtu, 12 Februari 2011

Doa Para Peziarah dalam Perjalanan Menuju Santiago de Compostela

Tuhanku....
Bicaralah padaku bila aku kesepian,
Bisikkanlah dukungan-Mu bila aku dirundung kecemasan,
Dengarkanlah suaraku bila aku jatuh,
Sudilah menjadi bagiku penghiburan dalam perjalanan ,
Tempat bernaung di waktu panas,
Tempat berteduh di kala hujan,
Tongkat penuntun dalam kelelahan,
dan penolong dalam bahaya.
Semoga aku berhasil mencapai tujuanku
sekarang dan juga nanti, pada akhir hidupku...

Jumat, 31 Desember 2010

Bersyukurlah Dipenghujung 2010

Bersyukurlah bahwa kamu belum siap
memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan...
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?

Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu,
karena itu memberimu kesempatan untuk belajar...

Bersyukurlah untuk masa-masa sulit,
di masa itulah kamu bertumbuh...

Bersyukurlah untuk keterbatasanmu,
karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang...

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru,
karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu....

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat,
itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga...

Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih,
karena itu berarti kamu telah membuat suatu perbedaan...

Bersyukurlah karna masi di beri kesempatan bernafas
hingga detik ini dan dapat menikmati
Pergantian Tahun 2010 ke 2011

HAPPY NEW YEAR 2011

Rabu, 22 Desember 2010

Endless Christmas Lyrics

If you want to know what's really wrong with Christmas
Here's what I would certainly reply
It just goes by too fast
When you know that it should last
Way passed the 4th of July
So if I can have just one gift this Christmas
I'd wish upon the brightest star above
To send me down an endless Christmas
And fill each day with our unending love

Enjoy
In peace
'cause I want Christmas endlessly

At Christmas time we send out season's greetings
To all our friends and loved ones far and near
Packages to buy and Christmas cards to write
But what about the rest of the year
So I'm making up my mind this December
To remember why the first Christmas was
Try to keep that candle glowing
And fill each day with our unending love

Enjoy (enjoy)
In peace (peace)
'cause I want Christmas endlessly

I'm gonna hang on to that Christmas feeling
I won't let it melt away like winter snow
I'm gonna do my very best to share it
Shower it on every one I know

Oh...........

So when I'm taking down the tinsel and the holly
And I'm packing all my ornaments away
I won't have to miss having Christmas
If I never let the feeling get away

'cause I can having endless Christmas
If I celebrate it each and every day

With love (love)
And peace
And Christmas goes on endlessly

And on and on and on and on
On and on
Christmas endlessly

And on and on and on and on
On and on
I want Christmas endlessly

And on and on and on and on
On and on
Christmas endlessly

Artist(Band):3T

Rabu, 15 Desember 2010

20 BERKAT

Shalom. Smoga tulisan ini menjadi berkat bagi kita smua. Before read, lets pray individually. God bless u !
  1. Mengapa saya berkata "Saya tidak bisa" jika Alkitab mengatakan bahwa saya bisa melakukan segala sesuatu di dalam Dia yang memberi kekuatan kepada saya (Fil 4:13)? 
  2. Mengapa saya merasa kurang jika saya tahu bahwa Allah akan memenuhi segala keperluan saya menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus (Fil 4:19)?
  3. Mengapa saya harus merasa takut jika Alkitab berkata bahwa Tuhan tidak memberi saya roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, ketertiban (2 Tim 1:7)?
  4. Mengapa saya harus merasa kurang iman jika saya tahu bahwa Allah telah mengaruniakan kepada saya ukuran iman tertentu (Rom12:3)?
  5. Mengapa saya menjadi lemah jika Alkitab berkata bahwa Allah adalah terang dan keselamatan saya dan bahwa saya akan tetap kuat dan akan bertindak (Maz 27:1, Dan 11:32)?
  6. Mengapa saya harus membiarkan iblis menang atas hidup saya jika Roh yang ada di dalam saya lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia (1 Yoh 4:4)?
  7. Mengapa saya harus pasrah kalah jika Alkitab berkata bahwa Allah dalam Kristus selalu membawa kita di jalan kemenanganNya (2 Kor 2:14)?
  8. Mengapa saya harus kekurangan hikmat jika Kristus sendiri telah menjadi hikmat bagi saya dan Allah akan memberi hikmat jika saya minta padaNya (1 Kor 1:30; Yak 1:5)?
  9. Mengapa saya harus depresi jika saya dapat mengingat bahwa saya dapat berharap pada Allah yang kasih setiaNya tidak habis-habisNya setiap pagi (Rat 3:21-23)?
  10. Mengapa saya harus kuatir, resah, dan rewel jika saya dapat menyerahkan segala kekuatiran saya pada Tuhan yang memelihara saya (1 Pet 5:7)?
  11. Mengapa saya harus selalu hidup dalam beban jika saya tahu bahwa di mana ada Roh Allah, ada kemerdekaan, dan Kristus telah memerdekakan kita (2 Kor 3:17; Gal 5:1) ?
  12. Mengapa saya harus merasa terhukum jika Alkitab berkata bahwa saya tidak ada lagi di bawah penghukuman sebab saya di dalam Kristus (Rom 8:1) ?
  13. Mengapa saya harus merasa sendirian jika Yesus berkata Ia akan selalu menyertai saya, tidak akan membiarkan dan tak akan meninggalkan saya (Mat 28:20; Ibr 13:5)?
  14. Mengapa saya harus merasa terkutuk atau merasa saya menjadi korban nasib sial jika Alkitab berkata bahwa Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum taurat sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu (Gal 3:13-14) ?
  15. Mengapa saya harus merasa tidak puas dalam hidup ini jika saya,seperti Paulus, bisa belajar untuk menjadi puas dalam segala keadaan (Fil 4:11) ?
  16. Mengapa saya harus merasa tidak layak jika Kristus telah dibuat menjadi dosa karena kita, supaya di dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah (2 Kor 5:21) ?
  17. Mengapa saya merasa takut disiksa orang jika saya tahu bahwa jika Allah di pihak saya tidak ada yang akan melawan saya (Rom8:31) ?
  18. Mengapa saya harus bingung jika Allah adalah Raja Damai dan Ia memberi saya pengetahuan melalui RohNya yang diam di dalam kita (1 Kor 14:33;2:12)
  19. Mengapa saya harus terus-menerus gagal dan jatuh jika Alkitab berkata bahwa sebagai anak Allah saya lebih daripada orang-orang yang menang dalam segala hal, oleh Dia yang telah mengasihi saya (Rom8:37)?
  20. Mengapa saya harus membiarkan tekanan hidup mengganggu saya jika saya dapat punya keberanian karena tahu Tuhan Yesus telah menang atas dunia dan penderitaan (Yoh 16:33)? " Diamlah dan ketahuilah,bahwa Akulah Allah ! " (Mazmur 46:11a)
~Renungan Blogspot

PUISI : SAJAK BAYI BETLEHEM

Dia yang datang lewat tengah malam.
Ketika dunia lelap dengan nasibnya.
Meski Dia datang lebih miskin dari siapapun.
Tapi dosa dunia tergenggam di tangan-Nya.
Sajak-sajak belum tercipta ketika Dia datang.
Tapi kidung-kidung malaikat
Pengalun malam yang kudus.
Diiringi embun lingkupan damai.
Dialah . . . . . . . . terang
Dialah . . . . . . . . pembawa damai
Dan ternyata . . . .
Dialah yang membawa kita
sampai kerumah Bapa

Selasa, 14 Desember 2010

WISE WORDS

Tegar Saat Kita Sengsara
Bangkit Saat Kita Gagal
Dengan Halangan dan Rintangan yang Mampu Kita Atasi,
Mental Kita akan Menjadi Matang dalam Menyongsong
KESUKSESAN

^_^ Andrie Wongso ^_^